Setelah melalui penolakan yang berulang-ulang, namun tetap didukung oleh istri tercinta, dibimbing oleh para kolega yang luar biasa, serta dukungan rekan-rekan di pekerjaan, akhirnya dua buah paper dengan quartile Q1 dan Q2 berhasil dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. Ini pun menjadi pendorong untuk semangat mengajukan ajuan guru besar yang mulai dibuka Februari 2026. Ajuan 2026 gelombang 1 itu merupakan kesempatan terakhir karena saya masuk ke dalam BUP atau batas usia pensiun di Agustus 2027. Permintaan dokumen ajuan pensiun sudah diminta, namun karena akan mengajukan kenaikan jabatan akademik maka dibuat surat penundaan.
Proses ajuan guru besar 2026 juga memiliki aturan kementerian baru yang berbeda dengan tahun sebelumnya, yang kelihatan lebih sulit dan ketat. Selain itu dokumen-dokumen administrasi serta kelengkapan di SISTER perlu dirapikan mengingat prosesnya berlangsung secara online. Adanya aturan proporsi penelitian juga menjadi kendala tersendiri yang harus disiasati dengan baik. Namun yang utama adalah dua paper yang sudah terbit yang menjadi syarat khusus.

No comments:
Post a Comment