Tidak terasa waktu berjalan terus hingga perkawinan kami sudah berlangsung selama 25 tahun, pada tanggal 28 Maret 2017. Banyak suka duka dialami, banyak perencanaan dan keinginan yang belum terlaksana, banyak hal yang masih belum terselesaikan, namun di atas semuanya itu hanya satu yang bisa diucapkan yaitu Ucapan Syukur dan Terima Kasih kepada Tuhan karena pimpinan dan berkat-berkat yang diberikan selama ini. Kami yakini pimpinan tersebit terus akan diberikan demikian juga berkat-berkat akan semakin bertambah. Walau usia kami semakin bertambah dan tubuh serta potensi kami semakin lemah, namun pengharapan kepada Tuhan tidak pernah pudar, bahkan semakin bertambah, karena Dia pasti akan memberikan hal-hal yang lebih indah lagi dalam kehidupan kami.
Saturday, April 01, 2017
Saturday, January 14, 2017
Setahun lagi sudah berlalu, au revoir 2016, bienvenue 2017
Tahun 2016 merupakan tahun yang penuh dengan kebahagiaan. Pertolongan Tuhan luar biasa terjadi terhadap kami sekeluarga. Walaupun berkat-berkat itu harus dilalui dengan kerja keras, namun semuanya boleh dilalui dengan baik. Dalam hal pekerjaan, banyak pekerjaan selain sebagai dosen dan peneliti yang perlu diselesaikan, antara lain sebagai kepala departemen, asesor BAN PT, reviewer LPDP, reviewer prodi baru (Silemkerma), reviewer sertifikasi dosen, serta reviewer beberapa journal dan seminar baik nasional dan internasional. Tahun 2016 juga ditandai dengan kunjungan riset ke La Rochelle Perancis.. Dalam keluarga, keputusan untuk menikahkan anak kami Grace juga menjadi berkat dan pekerjaan di tahun 2017. Kuliah Karina dilancarkan dan mendapatkan beasiswa penuh dan beasiswa pengurangan biaya 20%. Banyak suka duka dialami di tahun 2016. Kami yakin di tahun 2017 tuntunan, lindungan, berkat Tuhan akan kami alami, bahkan lebih dari tahun 2016. Hanya jangan lupa, seyogyanya semakin diberkati Tuhan, iman dan keyakinan harusnya semakin tebal, kekudusan dan hubungan dengan Tuhan harus semakin meningkat. Secara fisik usia semakin tuwa, namun harus menerapkan firman Tuhan 2 Kor 4:16: ... manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
Wednesday, October 21, 2015
Menjelang Akhir Tahun 2015, Time Flies ...
Tanpa terasa sekarang sudah bulan Oktober 2015, waktu begitu cepat berlalu. Banyak hal yang dialami dalam 2 tahun belakangan ini Karina yang diterima di FKUP tahun 2014 dan diumumkan pada saat kami tidak berada di tempat dan betapa semuanya itu adalah kemurahan Tuhan melalui berbagai cara. Biaya yang diperlukan juga Tuhan sediakan semua melalui berbagai cara. Aliran berkat mengalir walaupun harus diperoleh dengan kerja ekstra keras.
Berbagai aktivitas juga mewarnai tahun 2014 dan 2015 ini. Mulai dari kegiatan asesor, kegiatan sebagai Korprodi, kegiatan sebagai tim EKA Dikti, dan juga penelitian, baik PUPT3 dan AMADI. Kegiatan PMB 2015 juga menjadi satu kegiatan yang melelahkan, juga ALG dan HUPS. Ada sukacita ada dukacita, birokrasi yang bertele-tele dan ketidakkonsistenan, pemikiran rekan-rekan yang berbeda-beda, menjadi bagian di dalam pekerjaan yang harus dihadapi dengan ucapan syukur, termasuk kekecewaan terhadap Bantuan AK.
Pengalaman manis dan pahit , mulai dari mengurus STNK mobil yang habis 5 tahunan sangat membanggakan karena begitu cepat, menjadi penguji S3 di Gunadarma yang begitu diapresiasi, ketemu dengan teman-teman Dikti yang lama, kunjungan ke Kopertis 4 dan PTB, tidak mendapat jatah asesmen serdos, mengurus bantuan ke Gemastik yang berbelit-belit, perubahan proker dan usulan proker yang njelimet, pengadaan barang yang tidak bisa langsung, dollar ke 14000, urusan PMB mahasiswa yang masih bergaya lama, urusan mahasiswa yang sakit, KK yang lulus dan bekerja (...), tegel yang meletup, pesan HP yang merepotkan, ngurus naik pangkat yang lambat, usulan ruang/gedung informatika yang sulit, dosen lb bahasa indonesia yang berhenti ditengah jalan, perut yang semakin buncit, kepala semakin botak, tidak bisa menjaga hal2 yang esensial, kelemahan dalam berbagai hal, mungkin adapula kesombongan dan iri, pengajaran yang membebani karena kuliah baru, pelupa, lupa dan telat mikir, Bandung tambah panas, Senena tertimpa pohon, dan lain sebagainya.
Tahun 2016 ada 2 penelitian besar, yaitu KLN dan PUPT Psikologi. Belum ALG dan HUPS yang berjalan terus. Tahun 2016 harus menjadi titik balik saya. mengingat usia yang semakin lanjut. Harus berani mengorbankan kegiatan-kegiatan yang menyita waktu, dan tidak berkaitan langsung dengan ke-gurubesar-an. Fokus harus diarahkan ke hal yang utama. Tentunya untuk menghadapinya harus dengan formula yang tepat dan pasti, tiada lain adalah berserah, berdoa, bersyukur, dan bertindak.
Ku percaya mujizatMu nyata, slalu ada tak pernah berubah
Namun aku lebih perlu, kan kekuatanMu menopang hidupku
Ku percaya berkatMu melimpah, tak kan pernah kekurangan aku
Namun aku lebih perlu, hati yang bersyukur, hati yang percaya
Bahwa semuanya kan indah, pada waktunya.
Berbagai aktivitas juga mewarnai tahun 2014 dan 2015 ini. Mulai dari kegiatan asesor, kegiatan sebagai Korprodi, kegiatan sebagai tim EKA Dikti, dan juga penelitian, baik PUPT3 dan AMADI. Kegiatan PMB 2015 juga menjadi satu kegiatan yang melelahkan, juga ALG dan HUPS. Ada sukacita ada dukacita, birokrasi yang bertele-tele dan ketidakkonsistenan, pemikiran rekan-rekan yang berbeda-beda, menjadi bagian di dalam pekerjaan yang harus dihadapi dengan ucapan syukur, termasuk kekecewaan terhadap Bantuan AK.
Pengalaman manis dan pahit , mulai dari mengurus STNK mobil yang habis 5 tahunan sangat membanggakan karena begitu cepat, menjadi penguji S3 di Gunadarma yang begitu diapresiasi, ketemu dengan teman-teman Dikti yang lama, kunjungan ke Kopertis 4 dan PTB, tidak mendapat jatah asesmen serdos, mengurus bantuan ke Gemastik yang berbelit-belit, perubahan proker dan usulan proker yang njelimet, pengadaan barang yang tidak bisa langsung, dollar ke 14000, urusan PMB mahasiswa yang masih bergaya lama, urusan mahasiswa yang sakit, KK yang lulus dan bekerja (...), tegel yang meletup, pesan HP yang merepotkan, ngurus naik pangkat yang lambat, usulan ruang/gedung informatika yang sulit, dosen lb bahasa indonesia yang berhenti ditengah jalan, perut yang semakin buncit, kepala semakin botak, tidak bisa menjaga hal2 yang esensial, kelemahan dalam berbagai hal, mungkin adapula kesombongan dan iri, pengajaran yang membebani karena kuliah baru, pelupa, lupa dan telat mikir, Bandung tambah panas, Senena tertimpa pohon, dan lain sebagainya.
Tahun 2016 ada 2 penelitian besar, yaitu KLN dan PUPT Psikologi. Belum ALG dan HUPS yang berjalan terus. Tahun 2016 harus menjadi titik balik saya. mengingat usia yang semakin lanjut. Harus berani mengorbankan kegiatan-kegiatan yang menyita waktu, dan tidak berkaitan langsung dengan ke-gurubesar-an. Fokus harus diarahkan ke hal yang utama. Tentunya untuk menghadapinya harus dengan formula yang tepat dan pasti, tiada lain adalah berserah, berdoa, bersyukur, dan bertindak.
Ku percaya mujizatMu nyata, slalu ada tak pernah berubah
Namun aku lebih perlu, kan kekuatanMu menopang hidupku
Ku percaya berkatMu melimpah, tak kan pernah kekurangan aku
Namun aku lebih perlu, hati yang bersyukur, hati yang percaya
Bahwa semuanya kan indah, pada waktunya.
Wednesday, January 21, 2015
Menginap di Teduh Hostel Jakarta
Teduh Hotel merupakan dorm-style hostel yang relatif murah namun bersih didukung dengan pelayanan yang menyenangkan. Lokasinya dekat dengan Stasiun Jakarta Kota. Fasilitas cukup memadai: ranjang yang nyaman, selimut, lampu tidur, dispenser, dapur, locker, WC dan kamar mandi air hangat, keamanan ruangan (kunci RFID). Memang bagi yang belum pernah tinggal di hostel atau terbiasa dengan suasana hotel (berbintang) akan memiliki kesan yang berbeda. Berikut beberapa foto dengan hostel ini.
Perjalanan Bandung-Jakarta (Kota) Menggunakan Kereta Api
Perjalanan dari Bandung ke Jakarta menggunakan kereta api merupakan hal yang mudah. Kita cukup membeli tiket di Stasiun Bandung dan turun di Stasiun Gambir Jakarta. Namun perjalanan dari Stasiun Gambir ke Stasiun Jakarta Kota, bukanlah merupakan hal yang mudah. Pertama kereta dalam kota Jakarta Raya tidak berhenti di Stasiun Gambir. Kedua (konsekuensi dari 1), kita harus menuju stasiun kereta dalam kota terdekat. Berikut pengalaman berkereta api dari Stasiun Gambir ke Stasiun Jakarta Kota.
Berikut beberapa foto.
- Dari Stasiun Bandung ke Stasiun Gambir, naik Argo Parahiangan, Waktu tempuh 3 jam, biaya kelas Bisnis IDR 80.000
- Dari Stasiun Gambir naik bis P20 ke Stasiun Cikini, waktu tempuh 10 menit, harga IDR 4.000
- Dari Stasiun Cikini ke Stasiun Jakarta Kota, waktu tempuh 25 menit, tiket IDR 7.500 (4000 ticket+3500 card deposit)
Berikut beberapa foto.
Monday, August 18, 2014
Saturday, June 21, 2014
Berkat Tuhan di 2014
Tahun 2014 lagi-lagi merupakan tahun berkat sekaligus tantangan. Berbagai hal, sampai pertengahan Juni ini telah kami alami dan diyakini itu semua bukan atas kekuatan sendiri tetapi atas kehendak Tuhan.
Friday, June 20, 2014
Wednesday, January 22, 2014
Ketemu Oplet di Jalan Tol
Sebuah mobil jaman "baheula" yang dikenal dengan nama oplet, ketemu melaju di jalan tol Pasirkoja-Cileunyi. Mobil yang bermerk Morris ini melaju dengan kecepatan diatas 120km/jam. Luar biasa ...
Friday, November 22, 2013
BERKAT, TUNTUNAN DAN PERTOLONGAN TUHAN SELAMA SAME 2013: SEBUAH KESAKSIAN
Menjelang akhir waktu pelaksanaan SAME 2013 saya di University of Skövde Swedia, sekitar 3 hari lagi, saya ingin menyampaikan kesaksian tentang bagaimana tuntunan dan pertolongan Tuhan selama saya menjalani program ini.
- Perjalanan yang lancar.
- Tempat tinggal yang sesuai.
- Lokasi kerja yang nyaman.
- Kehidupan rohani yang terbangun.
- Kemampuan untuk berkarya dan bertahan hidup
- Teman-teman baru yang baik.
- Menikmati 3 musim dan kesempatan jalan2
- Pertolongan dan Berkat Yang Nyata, Takberhingga dan Tiada Henti
Thursday, November 21, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)



























